Perbedaan Konseling, Psikoterapi, dan Nasihat

Perbedaan Konseling, Psikoterapi, Nasihat
Konseling
- Konseling lebih banyak digunakan dikalangan pendidikan.
- Konseling terkait dengan kesejahteraan, pertumbuhan pribadi, karier dan juga patologi.
- Konseling memfokuskan pada peningkatan kesadaran dan kemungkinan memilih. (Corey: 1988)
- Konseling bersifat jangka pendek dan difokuskan pada masalah. (Corey: 1988)
- Konseling bertujuan membantu individu untuk menyingkirkan hal-hal yang menghambat pertumbuhannya. (Corey: 1988)
- Dalam proses konseling individu dibantu untuk menemukan sumber-sumber pribadi agar bisa hidup lebih efektif. (Corey: 1988)
- Konseling lebih sebagai pemecahan masalah yang disediakan oleh konselor. (Prawitasari: 2002)
Psikoterapi
- Psikoterapi dapat diartikan sebagai penyembuhan jiwa atau mental
- Psikoterapi lebih banyak digunakan oleh pekerja sosial.
- Psikoterapi terkait dengan hubungan permasalahan yang lebih serius, dan menekankan pada yang lalu dari pada yang sekarang.
- Psikoterapi difokuskan pada proses-proses tidak sadar. (Corey: 1988)
- Psikoterapi berurusan dengan pengubahan struktur kepribadian. (Corey: 1988)
- Psikoterapi mengarah pada pemahaman diri yang intensif tentang dinamika-dinamika yang bertanggung jawab atas terjadinya krisis-krisis kehidupan ketimbang hanya berurusan dengan usaha mengatasi krisis kehidupan tertentu. (Corey: 1988)
- Psikoterapi lebih sebagai proses koreksi pengalaman emosi. (Prawitasari: 2002)
Nasihat
- Nasihat merupakan pembicaraan untuk menyampaikan pesan kebaikan kepada yang dinasihati.
- Nasihat dapat dilakukan kapanpun, dimanapun dan oleh siapapun asalkan pesan yang disampaikan mengenai kebaikan.
- Nasihat berupa anjuran dan petunjuk yang baik.
- Nasihat berkaitan dengan pendapat pribadi atau kelembagaan, kepercayaan dan suatu nilai.