Kunjungan Panti ke Pondok Tetirah Dzikir

Pada tanggal 27 November 2022 pukul 09.00-13.00. rombongan KKI ( Klinik Konseling Islam) Uin Sunan Kalijaga yang terdiri dari pengurus dan volunteer melakukan kunjungan ke pondok tetirah dzikir di daerah Tegalrejo Kecamatan Berbah Kabupaten Sleman. Dalam kunjungan tersebut beberapa rangkaian acara yang dilakukan yakni meliputi pembukaan oleh MC, lalu sambutan yang dilakukan panitia dan pengasuh pondok tetirah dzikir, acara inti dan acara penutup diisi dengan sesi makan dan foto bersama.
Acara sambutan yang pertama dilakukan oleh ketua panitia yakni Wafid Dzulfikar yang membeberkan ucapan rasa syukur dan terima kasih atas berjalannya acara. Lalu sambutan yang dilakukan oleh Pengasuh Pondok Tetirah Dzikir. Dalam sambutan yang dilakukan pengasuh, kami para anggota KKI dijelaskan sejarah bagaimana pondok rehabilitasi ini ada di Yogyakarta. Pada awalnya pondok ini berdiri sebagai pondok toriqoh. Namun seiring waktu digunakan sebagai pondok yang dapat menangani para ODGJ karena keefektifan program toriqoh yang dilakukan. selain itu beliau juga membeberkan koneksi antara isu politik dan sosial yang mengakibatkan pelayanan penanganan ODGJ saat ini menjadi banyak PR. Seiring dengan berjalannya waktu pondok ini pernah menangani orang yang pemeluk non islam yang diakui kehebatan programnya,
Usai acara sambutan kami juga diajari bagaimana cara melakukan konseling atau bimbingan melalui metodi dzikir yang bisa diajarkan di pondok tersebut. Sebelum pada praktik Bapak menerangkan kegiatan utama yang dilakukan di pondok tidak hanya dengan dzikir saja tetapi ada juga ada ibadah wajib yang ditekankan kefokusannya dan aktifitas di pagi hari yang dimulai dari mandi tobat yang dapat dilaksanakan dari jam 12 malam sampai shubuh. Kegiatan kegiatan islami yang ada di pondok tetirah dzikir juga memliki fondasi dalil yang cukup kuat sehingga amalan amalan yang dilakukan di pondok tersebut dapat mencapai efektifitas dalam menangani para ODGJ, pengguna napza dan permasalahan mental lainnya. Dzikir yang diajarkan ialah lafadh la ila ha illaallah. Dengan dipertajam kefokusan dalam membaca dzikir tersebut dalam hati dan mata yang terpejam.
Kemudian sesi berikutnya dilanjutkan dengan sholat dhuhur berserta praktik dzikir yang sudah diajarkan ditengah sesi acara, lalu dilanjutkan dengan acara makan bersama dan foto bersama. Kami para rombongan pulang dengan membawa banyak pelajaran berharga dari pondok tersebut dan berharap ke depannya dapat dipraktikan dalam kehidupan sehari hari.