Menjemput Berkah Ramadan melalui Silaturahmi Hangat KKI di YAKETUNIS
sesi dokumentasi menutup kegiatan
Pada Ramadan tahun lalu KKI (Klinik Konseling Islam) melakukan kunjungan ke Panti YAKETUNIS (Yayasan Kesejahteraan Tunanetra Islam), dan tahun ini pun silaturahminya tetap terjalin dengan dilakukannya kembali kegiatan kunjungan panti pada hari Minggu, 1 Maret 2026. Kegiatan dilakukan di musala Panti YAKETUNIS dan sebanyak 10 pengurus KKI yang merupakan panitia disambut hangat oleh 34 peserta anak-anak panti putra dan putri.
Kegiatan dibuka oleh MC yakni Nafisa Athaya Firdausi dan Nafisatu Zzahro dengan menyapa hangat para peserta juga pengurus yang hadir, suasana dibangun dengan ceria mendorong respon semangat dari para peserta. Sesi sambutan disampaikan oleh Naura Fadhila selaku perwakilan KKI, serta Bapak H. Wiyoto sebagai Ketua Panti YAKETUNIS. Dalam sambutannya, Bapak Wiyoto berharap kegiatan ini membawa manfaat nyata dan kebahagiaan bagi seluruh penghuni panti sebelum akhirnya menyerahkan jalannya acara sepenuhnya kepada panitia.
Keriuhan mulai terasa saat memasuki sesi fun game yang dipimpin oleh Rizki Dwi Rahmawati. Pada permainan kali ini peserta dibagi menjadi 3 kelompok putri dan 2 kelompok putra. Berhubung kegiatan berlangsung di bulan suci, materi permainan pun disisipi dengan soal-soal keagamaan. Setiap kelompok berlomba-lomba menjawab pertanyaan dengan antusias sembari mengumpulkan poin terbanyak. Bukan sekadar kompetisi, permainan ini dirancang untuk menguji pengetahuan sekaligus melatih kerja sama tim dalam suasana yang menyenangkan.
Kegiatan selanjutnya beralih pada kegiatan utama yakini, psikoedukasi dan konseling kelompok yang berjalan sekitar 40 menit. Peserta dibagi menjadi 5 kelompok sama seperti kelompok fun game sebelumnya, setiap kelompok didampingi oleh 2 panitia yang berperan sebagai konselor. Salah satu tujuan kegiatan ini untuk membangun kepercayan agar peserta dapat terbuka mengenai pengalaman-pengalaman yang dialaminya, mulai dari kisah di sekolah, pertemanan atau bahkan keluarga, baik suka maupun duka sehingga kegiatan tersebut dapat bermakna sebab menghadirkan ruangan aman untuk bercerita.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan momen yang menyentuh hati. Khadhi'Zayani memimpin doa bersama, memohon keberkahan atas pertemuan tersebut. Setelah sesi dokumentasi untuk mengabadikan momen, seluruh panitia dan peserta melaksanakan salat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Momen ini menjadi bukti bahwa silaturahmi yang dirawat dengan tulus dapat memberikan kehangatan dan harapan baru bagi sesama.
Oleh : Melani Lailansyah/Kesekretaritan KKI