KKI GELAR PSIKOEDUKASI DAN KONSELING KELOMPOK DI PANTI ASUHAN MAFAZA: TEBAR MANFAAT DI BULAN RAMADAN

Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang bermanfaat, Klinik Konseling Islam (KKI) melaksanakan kegiatan Psikoedukasi dan Konseling Kelompok di Panti Asuhan Mafaza, Umbulharjo, Yogyakarta, pada Selasa, 24 Februari 2026 pukul 15.00 WIB.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh anggota aktif Klinik Konseling Islam sebagai bentuk pengabdian sekaligus implementasi keilmuan di bidang konseling. Peserta kegiatannya adalah anak-anak Panti Asuhan Mafaza yang berada di wilayah Umbulharjo. Momentum Ramadan dipilih sebagai waktu yang tepat untuk berbagi ilmu, pengalaman, serta kebersamaan dalam suasana penuh keberkahan.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh Master of Ceremony, Nafisa Athaya Firdausi, yang memandu jalannya kegiatan dengan penuh semangat dan kehangatan. Suasana kemudian semakin cair melalui sesi ice breaking yang dipimpin oleh Viandra dan Khadi’. Permainan dan interaksi yang dibangun berhasil menciptakan kedekatan antara anggota KKI dan peserta, sehingga mereka lebih siap mengikuti sesi utama.

Memasuki sesi utama, kegiatan dilanjutkan dengan psikoedukasi dan konseling kelompok. Dalam sesi ini, anggota KKI membagi peserta ke dalam beberapa kelompok kecil, di mana setiap kelompok dipandu langsung oleh anggota KKI. Metode ini dipilih agar proses diskusi lebih efektif, interaktif, dan memungkinkan setiap anak untuk lebih leluasa berbagi cerita serta pengalaman. Materi psikoedukasi disampaikan dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami, disertai pendampingan konseling kelompok yang menekankan pada dukungan emosional, penguatan diri, dan nilai-nilai positif selama bulan Ramadan.

Setelah rangkaian sesi selesai, kegiatan ditutup dengan pembacaan doa oleh Nafisatu Zzahro sebagai bentuk harapan dan rasa syukur atas kelancaran kegiatan. Suasana khidmat menyelimuti momen tersebut, menjadi penutup yang menenangkan setelah berbagai aktivitas interaktif yang telah dilalui.

Sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian, acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian takjil dan air minum kepada para peserta, yang kemudian ditutup dengan buka puasa bersama. Momen ini menjadi simbol kehangatan, kebersamaan, serta nilai berbagi yang menjadi esensi bulan Ramadan.

Melalui kegiatan ini, Klinik Konseling Islam tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai wujud kepedulian, penguatan nilai empati, serta pengamalan ilmu konseling di tengah masyarakat.

Oleh : Nadhila Maulidya/Kesekretariatan KKI